Kamis, 26 November 2009

papa selingkuh

Saat sekarang ini saya sangat membutuhkan saran dari Ibu-Ibu / Bapak-bapak sekalian tentang masalah yang di hadapi ibu saya saat ini.

Penanya: Anonim

Pertanyaan:
Saat sekarang ini saya sangat membutuhkan saran dari Ibu-Ibu / Bapak-bapak sekalian tentang masalah yang di hadapi ibu saya saat ini. Setahun yang lalu tiba-tiba anak dari istri simpanan papa saya menelpon ke rumah kami dan ketahuan kalau papa saya punya perempuan lain dan sejak saat itu keluarga kami hancur berantakan, tiap kali papa saya nginap di rumah perempuan itu pasti besoknya mama saya bertengkar dengan papa saya dan menangis dan mencari dukun-dukun penipu. Kami sebagai anaknya sangat kasihan kepada mama saya. Nb : sebelumnya mama saya tidak tahu kalau papa saya sudah punya istri lain selama 14 tahun karena mama saya terlalu percaya pada papa saya dan terlalu sibuk mengurus pekerjaan rumah dan setahun yang lalu setelah mengetahui hal ini sampai sekarang mama saya hampir setiap hari nangis dan selalu ngomel tentang istri simpanan itu dan selalu menelpon memarahi istri simpanan itu dan perempuan itu selalu berkata hal-hal yang membuat mama saya tertekan, kesal dan makin kurus. (mama saya sudah tidak punya orang tua).saya sangat benci kepada perempuan itu dan perempuan itu sudah mempunyai tiga anak dan belakangan ini dia selalu mencari perhatian dari pihak keluarga papa saya.

Saya mohon kepada dokter bagaimana cara saya harus menangani masalah ini?

dan bagaimana membuat mama saya tenang?

Dan bagaimana membuat papa saya kembali menyayangi mama saya?

Saya mohon sekali balasannya...

Jawaban:

Saya dapat memahami sikap mama Anda. Betapa hancur perasaannya mengetahui bahwa pengabdiannya sebagai isteri selama ini dibalas dengan ketidak setiaan dan pengkhianatan. Yang lebih menyakitkan lagi adalah bahwa hal itu sudah terjadi selama 14 tahun dan dia tidak mengetahuinya. Sikap mama seperti yang Anda ceritakan memang wajar terjadi, bagaimana kepedihan campur kemarahan membuat dirinya ingin menangis dan marah setiap hari.

Tetapi reaksi seperti itu terus menerus tidak akan membantu memperbaiki keadaan, justru akan membuat mama semakin menderita dan merasa sebagai korban. Mama memerlukan dukungan untuk bisa bangkit dari keadaan yang sangat disesalinya itu. Menelepon ke istri simpanan juga bukan sikap yang menguntungkan. Mungkin sebentar puas karena bisa marah-marah kepadanya, tetapi sesudah itu apa keuntungannya?. Malah akan tambah menyakitkan mendengarkan jawaban dari istri simpanan tersebut. Dia tentu tidak mau disalahkan, karena kenyataannya ayah Anda bertahan selalu kembali kepadanya walaupun juga tetap ke keluarga dan isteri pertama. Jadi buat apa sikap seperti itu. Marah, kesal, benci kepadanya adalah hal yang wajar. Tetapi Anda dan saudara-saudara lebih dibutuhkan mama untuk membantunya bangkit dari masalah ini, mencari penyelesaian yang lebih positif bagi kehidupan kalian ke depannya.

Kalau keluarga masih menginginkan papa kembali, janganlah membuat papa justru malah bisa memilih kembali ke isteri simpanan karena sikap keras keluarganya kepada isteri simpanannya itu. Lebih baik bantulah mama untuk bisa introspeksi diri tentang hal-hal apa saja dari mama yang dulu disukai oleh papa. Juga menganalisa apa saja sih yang sebetulnya dibutuhkan papa yang tidak didapatkan di keluarganya sampai dia mencarinya di luar keluarganya?.

Kalau keluarga masih menginginkan papa kembali diperlukan keikhlasan untuk memaafkan sikapnya tersebut. Tidak mudah memang memaafkan orang yang sudah mengkhianati dan menyalahgunakan kepercayaan. Tetapi sikap inilah yang bisa membuat papa merasa tetap diterima dan dihargai oleh keluarganya. Setelah perasaan itu muncul pada diri papa, barulah Anda dan saudara-saudara bisa berbicara secara jujur dan terbuka tentang perasaan kalian dan harapan kalian kepada papa. Hal ini akan membantu papa untuk berani membuka diri dan lebih mendekatkan diri kepada kalian.

Untuk membuat pertimbangan seperti di atas ataupun keputusan lainnya, mama dan seluruh keluarga Anda perlu berkumpul untuk dapat mencapai kesepakatan cara-cara yang akan ditempuh. Atau Anda juga bisa meminta bantuan orang yang dituakan dan dipercaya dalam keluarga besar. Alternatif lainnya adalah Anda dapat pula berkonsultasi pada psikolog atau family therapist.

0 komentar: